5 Kadal Paling Mengerikan Di Dunia
Posted by Unknown on | 0 komentar
Kadal adalah salah satu dari keluarga reptilian yang telah bertahan selama jutaan tahun, di masa itu pula mereka berjuang untuk bertahan dengan cara bertahan dari serangan predator lainnya atau berburu mangsanya, beberapa memiliki bisa atau racun dan beberapa lagi memiliki bentuk yang mengerikan, ini bertujuan untuk menakut-nakuti musuhnya agar segera pergi dan menjauh darinya. dan inilah 5 Kadal yang memiliki bentuk paling mengerikan didunia.
1. Varanus komodoensis 
Komodo adalah kadal karnivora terbesar yang masih hidup saat ini, kadang-kadang mencapai hampir sepuluh meter panjangnya. Meskipun banyak dari makanan mereka bangkai busuk, mereka juga akan mengejar mangsa hidup yang besar seperti rusa untuk memberikan satu gigitan, setelah itu mereka hanya perlu menunggu saat korban mulai kehilangan darah dan terkena infeksi.
Berkat pola makan bangkai, air liur mereka cukup kaya dengan bakteri serius yang bisa melemahkan mangsa dan studi terbaru menunjukkan bahwa mereka juga memiliki racun. Selain itu, naga asli Indonesia ini dapat mengendurkan rahang mereka, meregangkan leher mereka dan mengeluarkan pelumas lendir berwarna merahuntuk menelan mayat secara utuh.
2. Heloderma suspectum 
Hampir mirip dengan "kadal manik-manik," Gila Monster pernah diakui sebagai salah satu kadal di dunia dengan gigitan berbisa, memberikan neurotoksin yang menyakitkan melalui alur gigi tajam ang kecil, Kita sekarang tahu bahwa kadal lain ada juga yang memiliki bisa,meski dengan racun ringan, dan kadal "GIla Monster" masih yang paling beracun.
3. Amblyrhynchus cristatus

Iguana laut kepulauan Galapagos ini membanggakan gaya hidup yang tidak dimiliki oleh reptil lain; seperti penguin atau singa laut, mereka menghabiskan seluruh hidup mereka di garis pantai, menyelam ke dalam air untuk makanan mereka. Charles Darwin dikenal jijik oleh hewan-hewan ini ketika ia pertama kali menemukannya, dan menyebut kadal ini dengan julukan “imps of darkness.”
4. Hydrosaurus pustulatus

Melihat seperti merangkak langsung dari zaman Permian, kadal sailfin Filipina adalah omnivora amfibi pemakan buah-buahan, kacang-kacangan dan mangsa serangga kecil lainnya di dekat sungai tropis.
Jari-jari kaki mereka diratakan memungkinkan spesimen kecil untuk melarikan diri predator dengan berjalan di atas air, suatu sifat yang juga dimiliki dengan kadal "Basilisk". Jantan dewasa yang dikenal mempunyai warna biru yang indah, merah atau bahkan pola warna ungu.
5. Moloch horridus
Meskipun sama sekali tidak berhubungan dengan kodok bertanduk, atau kadal "setan berduri", "moloch" telah mengembangkan banyak karakteristik yang sama dalam menanggapi lingkungan padang pasir, termasuk badan berduri, kamuflase berpasir dan diet dengan mengkonsumsi semut. Duri mereka membuat kadal ini agak sulit untuk ditelan oleh sang predator.










You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.
Leave a reply