Sejarah Penemu Korek Api

Posted by Unknown on | 0 komentar


Tahukah kamu siapa penemu korek api? Korek api pertama kali diciptakan pada tahun 1827 oleh J. Walker, seorang ahli obat-obatan berkebangsaan Inggris. Tapi korek api pada masa itu menghasilkan percikan zat yang berebahaya bagi manusia. Selain itu api yang sudah menyala juga berbahaya.

Sejarah Penemu Korek Api


1826 John Walker dan Samuel Jones
Nah, ini dia penemu korek api yang sebenarnya. John Walker secara tak sengaja menemukan korek api yang terbuat dari logam putih antimony sulfida dan dicampur dengan zat kimia potassium chlorate, getah pohon, serta kanji.

Dia menggunakan kayu untuk mencampurkan zat-zat kimia tersebut, kemudian timbul api yang membakar kayu. Walker tidak mempatenkan penemuannya itu. Ia malah memamerkannya ke hadapan orang banyak sehingga banyak yang meniru.

Salah satunya seorang ilmuwan bernama Samuel Jones yang kemudian mendirikan pabrik korek api bernama Lucifers. Korek api itu dijual di Amerika Serikat bagian selatan dan timur.

1844 Profesor Gustaf Erik Pasch
Mengganti fosfor kuning yang beracun dengan fosfor merah yang tidak beracun. Dia juga memisahkan ramuan bahan kimia untuk ujung korek api dan meletakkan fosfor pada permukaan untuk digesek pada kotak luarnya. Korek api yang aman telah tercipta. Ini adalah sebuah hasil penemuan yang berarti dan penting, yang membuat Swedia terkenal di dunia. Sayang sekali, produksinya sungguh sulit dan mahal.

1864 Alexander Lagerman
insinyur yang lebih tua 28 tahun,mendesign korek api mesin otomatis yang pertama. Pada waktu itu, produksi yang menggunakan tangan atau secara manual berganti menjadi produksi massa, korek api yang aman dari korek api JONKOPING (swedia) diekspor keseluruh dunia dan menjadi terkenal di dunia.

1868 perusahaan korek api Vulcan AB
Ditemukan di Tidaholm, swedia. Sekarang, perusahaan Tidaholm, dimiliki oleh Swedish Macth, yang dianggap jalur produksinya memiliki teknologi paling yang paling berkembang dalam korek api di dunia. Pemikiran tentang Lingkungan adalah bagian yang sangat penting dalam proses menghasilkan produksi dan bahan kimia sudah diganti, kotak korek api sudah terbuat dari kertas yang didaur ulang.

1892 Pursey

Pursey menemukan kotak korek api. |Dia membuat kotak korek api yang diisi 50 batang korek. Korek ini lebih praktis dan bisa dibawa-bawa.

1910 Perusahaan korek api Diamond

Pada saat itu pemerintah dunia melarang pengunaan fosfor putih sebagai bahan pembuat korek api karena beracun. Kemudian perusahaan korek api Diamond mempatenkan korek api dari sulfur yang tidak beracun. Paten diterima 28 Januari 1911.

Ada juga pendapat lain tentang sejarah korek api 
Bangsa Tiongkok sejak 577 telah mengembangkan korek api sederhana yang terbuat dari batang kayu yang mengadung belerang. Korek api modern pertama ditemukan tahun 1805 oleh K. Chancel, asisten Profesor L. J. Thénard di Paris.

Kepala korek api merupakan campuran potasium klorat, belerang, gula dan karet. Korek api ini dinyalakan dengan menyelupkannya ke dalam botol asbes yang berisi asam sulfat. Korek api ini tergolong mahal pada saat itu dan penggunaannya berbahaya sehingga tidak mendapatkan popularitas.

Wlaupun, sekarang pemantik gas lebih banyak digunakan di dunia, namun korek api dari bahan sulfur masih digunakan. Sekarang saja, perusahaan korek api Diamond memproduksi lebih dari 12 triliun korek api pertahun. Dan diperkirakan, sekitar 500 trilyun korek api diproduksi di Amerika setiap tahunnya.

Share this article :

Free Auto Backlink and Plugboard
Media Informasi Unik

Subscription


Facebook Twitter Google Plus Youtube LinkedIn RSS Feed Email

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Terbaru

Site Info