10 Buah-Buahan Yang Bisa Dimakan Dengan Kulitnya
Posted by Unknown on | 0 komentar
Tidak semua
buah harus dikupas sebelum dimakan, karena kadang-kadang kandungan
nutrisi paling tinggi justru terdapat di kulitnya sehingga sayang kalau
dibuang. Beberapa buah justru lebih baik dimakan bersama dengan
kulitnya. 
Berikut ini adalah sepuluh buah-buahan yang bisa dimakan dengan kulitnya, seperti yang dilansir dari Care2.
1. Timun
Meski
sering disebut sebagai sayuran, secara teknis timun termasuk
buah-buahan. Kulitnya mengandung silika yang berkhasiat menjaga
kesehatan kulit dan kuku. Sedikitnya manusia butuh 5 mg silika setiap
hari, seluruhnya bisa diperoleh dari sebutir timun.
2. Almond
Ketika
menikmati kacang almond, sebaiknya jangan membuang kulitnya. Sebab
kulit kacang almond mampu merangsang kinerja bakteri dalam usus yang
melancarkan pencernaan. Penelitian bahkan menyebutkan kalau kulit almond
mengandung flavonoid dan vitamin E yang berperan dalam menurunkan
kolesterol dalam tubuh.
3. Tomat
Buah tomat kaya akan
kandungan karotenoid, potasium, vitamin A, C dan E. Kandungan nutrisinya
paling banyak terdapat pada kulit dan rasanya memang tidak ada orang
mengupas kulit tomat sebelum mengkonsumsinya.
4. Jeruk
Meski
tidak secara langsung dinikmati bersama kulit, namun 'baju' buah jeruk
bisa diparut dan dicampur ke dalam makanan penutup. Kulit jeruk akan
menambah cita rasa masakan. Selain itu, kulit buah jeruk juga mengandung
serat empat kali lipat lebih banyak daripada dagingnya. Penelitian pun
pernah membuktikan bahwa kulit jeruk punya senyawa alami yang melawan
kanker.
5. Apel
Buah lain yang bisa dimakan bersama
kulitnya adalah apel. Sebab sudah banyak penelitian yang mengklaim kalau
kulit apel ampuh menurunkan kolesterol, lemak dalam darah, menurunkan
risiko penyakit jantung dan diabetes, serta obesitas. Kulit apel juga
menguatkan otot dan membantu proses penurunan berat badan.
6. Bawang bombai
Makanan
yang satu ini cukup mengejutkan, karena tak banyak orang yang tahu
kalau bawang bombai bisa dimakan bersama kulitnya. Penelitian pernah
membuktikan bahwa kulit bawang bombai mengandung flavonoid, anti
inflamasi, dan antioksidan tinggi. Jadi ketika menggunakan bawang bombai
untuk memasak, jangan buang bagian kulitnya.
7. Pir
Karena
kulitnya mengandung serat yang sangat tinggi, buah pir hampir tidak
pernah dikupas dan langsung dimakan begitu saja. Kulit pir juga kaya
akan mineral terutama tembaga, serta vitamin C dan K yang berfungsi
sebagai antioksidan.
8. Plum
Kulit plum dengan
warna-warni yang beragam mulai dari merah, ungu maupun biru kehitaman
mengandung lebih banyak serat dibandingkan daging buahnya. Kulitnya juga
mengandung phytonutrient, senyawa yang membantu penyerapan zat besi di
dalam tubuh.
9. Terung
Terung juga sering disebut
sayuran, meski secara teknis termasuk golongan buah berry. Kulitnya yang
berwarna ungu mengandung 300 mg senyawa nasunin, sejenis antioksidan
yang bermanfaat mencegah kerusakan sel otak. Kulit terung juga
mengandung 200 mg potasium, 13 mg magnesium dan 3 mg serat.
10. Kiwi
Mungkin
agak aneh membayangkan kulit kiwi yang berbulu itu harus dimakan. Tapi
menurut sebuah penelitian, kandungan vitamin C dan E, serotonin dan
potasium dalam buah kiwi bisa diperoleh dengan lebih maksimal jika buah
ini dimakan bersama kulitnya.
Nah itulah 10 makanan yang bisa dimakan bersama kulitnya. Semoga bermanfaat!










You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.
Leave a reply