Bekerja Di Usia Tua Bikin Wanita Lebih Sehat

Posted by Unknown on | 0 komentar


Sebuah penelitian di Korea Selatan menunjukkan bahwa wanita yang masih bekerja di usia tua atau setelah mengalami menopause, memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan wanita yang tidak bekerja setelah mereka mengalami menopause.

Bekerja Di Usia Tua Bikin Wanita Lebih Sehat

Peneliti menemukan bahwa wanita berusia tua yang masih bekerja memiliki risiko terkena sindrom metabolisme 34 persen lebih rendah, dibandingkan dengan wanita yang tidak bekerja pada usia yang sama. Sindrom metabolisme adalah kondisi kesehatan yang berkaitan dengan obesitas dan meningkatnya risiko terkena penyakit jantung.

Meski begitu, peneliti masih kesulitan menentukan kaitan antara dua hal tersebut. Masih belum jelas apakah memiliki pekerjaan di usia tua membuat wanita lebih sehat ataukah wanita yang sehat cenderung menyukai bekerja meski sudah berusia tua.

"Anda masih berpikir apakah hal ini karena wanita sehat masih dibutuhkan di tempat kerja dan wanita yang tidak sehat cenderung berhenti bekerja, atau alasan sebaliknya," ungkap Dr Melissa Mellons seperti dilansir oleh Reuters (03/07).

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa orang yang bekerja dan memiliki ekonomi yang lebih baik cenderung memiliki aktivitas yang lebih banyak dan aktif. Hal ini kemudian mempengaruhi risiko mereka terkena sindrom metabolisme, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, dan resistansi insulin.

Untuk penelitian terbaru, peneliti menggunakan data dari tahun 2007 - 2009 dari 3.141 wanita Korea yang belum melewati masa menopause dan 2.115 wanita yang telah melewati masa menopause. Mereka juga mengamati kaitan hal ini dengan status mereka sebagai karyawan, pekerja, serta risiko terkena sindrom menopause.

Wanita yang telah mengalami menopause dan masih bekerja memiliki risiko terkena sindrom metabolisme 42 persen, lebih rendah dibandingkan wanita menopause yang tidak bekerja, yaitu 55 persen. sementara itu, wanita yang belum mengalami menopause dan bekerja juga memiliki risiko yang lebih rendah, yaitu 13 persen dibandingkan dengan wanita yang belum mengalami menopause dan tak bekerja, yaitu 15 persen.

Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan pasti kaitan antara menopause, status pekerjaan, dan risiko sindrom metabolisme. Karena para peneliti masih belum pasti dan memiliki pendapat yang berbeda mengenai hal ini.

Share this article :

Free Auto Backlink and Plugboard
Media Informasi Unik

Subscription


Facebook Twitter Google Plus Youtube LinkedIn RSS Feed Email

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Terbaru

Site Info