Survei, 50 Persen Wanita Takut Menikah Dan Punya Anak

Posted by Unknown on | 0 komentar


Sebuah survei menunjukkan bahwa hampir separuh wanita menunda menikah dan punya anak karena tak mau kehilangan kebebasan mereka. Banyak yang tak ingin memiliki anak karena mereka lebih menginginkan uang dan fokus pada karir.

Survei, 50 Persen Wanita Takut Menikah Dan Punya Anak

Survei yang dilakukan oleh Modern Motherhood Report pada Red Magazine ini menemukan bahwa 22 persen wanita tak setuju dengan pasangan mengenai rencana memiliki momongan. Survei ini dilakukan pada 3.000 wanita berusia 28 - 45 tahun. Hasilnya juga menunjukkan bahwa sekitar 36 persen wanita bahkan tak yakin mereka akan menikah dan punya anak.

Sementara itu, dalam survey ini juga ditemukan bahwa sekitar 54 persen wanita merasa khawatir tak bisa memiliki bayi karena mereka belum bertemu dengan pria yang tepat untuk menikah. Mereka mengakui bahwa ketakutan ini lebih besar daripada ketakutan mengalami kemandulan.

Satu dari lima orang wanita bahkan mengatakan mereka ingin memiliki anak tanpa menikah, dengan menggunakan donor sperma. Sementara satu dari lima orang lain berencana membekukan sel telur mereka agar bisa memiliki anak di saat yang mereka inginkan.

"Kami telah mengidentifikasikan hal yang disebut 'kemandulan emosional'. Ini berarti seseorang yang tak memiliki anak bukan karena keinginannya, melainkan karena dia tak memiliki pasangan yang tepat untuk punya anak," kata direktur kesehatan Re, Brigid Moss, seperti dilansir oleh Daily Mail (04/09).

Menurut ahli, kemandulan emosional ini lebih sulit diatasi dibandingkan kemandulan secara medis. Dokter tak bisa mengatasi kemandulan emosional, karena pasien kadang tak mudah membicarakannya. Orang yang mengalami hal ini harus mengikuti terapi bersama ahli atau membicarakannya dengan orang terdekat.

Share this article :

Free Auto Backlink and Plugboard
Media Informasi Unik

Subscription


Facebook Twitter Google Plus Youtube LinkedIn RSS Feed Email

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Terbaru

Site Info