9 Orang Paling Dibenci Di Internet

Posted by Unknown on | 0 komentar


Beberapa orang berikut ini memiliki reputasi sebagai orang paling dibenci di Internet. Reputasi ini mereka dapatkan lantaran tindakan atau pernyataan mereka dianggap menyinggung atau merugikan orang lain. Nama mereka akhirnya mencuat ke publik setelah mengunggah beberapa tindakan itu di Internet. Berikut 5 orang paling dibenci di Internet, seperti dilansir dari situs oddee.com.

1. Noel Biderman
Noel Biderman
Noel Biderman adalah pendiri sekaligus direktur eksekutif dari Ashley Madison, sebuah situs kencan bagi mereka sudah menikah, tapi ingin selingkuh dari pasangan mereka. Mungkin ini alasan kenapa Biderman diproklamirkan sebagai orang paling dibenci di Internet. Biderman memiliki kekayaan bersih sebesar Rp 1,2 triliun, di mana sebagian besar penghasilannya itu dia dapat dari situs layanan kencan kontroversial miliknya tersebut.

Situs layanan kencan Biderman memiliki slogan 'Hidup ini singkat. Berselingkuhlah'. Situs itu diluncurkan pada 2001 dan bermarkas di Kanada. Situs ini memiliki lebih dari 22 juta anggota di 30 negara. Tentu saja setelah melihat hal ini, Anda mungkin akan terkejut dan berpikir bahwa pria ini membuat triliunan rupiah dengan mengorbankan patah hati seseorang, pernikahan yang hancur, dan rusaknya sebuah keluarga.

Tapi terlepas dari pendapat Anda itu, Biderman berhasil lewat situsnya. Biderman sudah tidak asing lagi dengan segala ancaman?di banyak negara?akibat situsnya itu. Dia juga mendapat ancaman mati dari kelompok-kelompok sangat membencinya, dan bahkan sebuah organisasi keagamaan memprotes keberadaan situsnya di Hong Kong.

2. Justin Bieber
Justin Bieber
Jutaan Dollar penghasilan serta jutaan follower di Twitter seharunya membuat Bieber menjadi orang yang paling dicari. Lantas apa yang membuat ia paling dibenci? Tercatat dari setiap 5 orang Amerika Latin, 4 di antaranya benci Bieber.

Di ranah Facebook, sudah tak terhitung lagi banyak halaman kelompok pembenci dirinya. Ada alasan tersendiri mengapa ia begitu dibenci di Amerika Latin. November lalu, dalam turnya ke Buenos Aires, Justin melakukan hal yang mengundang kemarahan para fans. Salah satu fans melempar bendera Argentina ke atas panggung.

Entah disengaja atau tidak, Justin tiba-tiba menginjak dan menyeret bendera itu dengan kaki serta stand micnya. Adegan tersebut sialnya terekam oleh banyak kamera ponsel dan tak butuh waktu lama langsung beredar di Youtube. Permintaan maaf diberikan namun hal tersebut tak mengurangi kemarahan para fans.

Belum cukup dengan kontroversi tersebut, Bieber melanjutkannya dengan menggambar graffiti Bogota (Colombia) dan Rio de Janeiro (Brazil), sebuah tindak kejahatan yang bisa membuatnya dipenjara selama satu tahun.

3. Melissa Bachman
Melissa Bachman
Melissa Bachman adalah seorang pembawa acara televisi dan perempuan yang keranjingan berburu. Belum lama ini dia mengunggah foto dirinya bersama seekor singa sudah mati di akun Twitter miliknya. Di foto itu dia berkicau, 'Hari yang luar biasa berburu di Afrika Selatan! Berjalan sejauh 54 meter untuk mendapat singa laki-laki cantik ini. Perburuan yang hebat!'.

Setelah mengunggah foto itu, pegiat pembela hak-hak binatang dan masyarakat umum marah dan mulai menghina dia. Penghinaan itu sangat parah sampai Bachman akhirnya menutup akun Twitternya. Selain itu, sebuah petisi bahkan diajukan di situs Change.org meminta pemerintah Afrika Selatan agar melarang Bachman memasuki negara itu.

Namun, masih ada beberapa komentar yang membela Bachman. Pertama, mereka mengatakan Bachman melakukan sesuatu yang benar-benar legal dengan izin, dan tidak menyebut bahwa dia telah membayar uang jutaan rupiah untuk berburu tanpa izin di Afrika Selatan.

Meski kelompok anti-perburuan telah menyiratkan bahwa Bachman melakukan sesuatu yang ilegal, tapi itupun juga tidak dia lakukan. Kedua, petisi dan deskripsi dari Change.org tidak jujur dan Bachman tidak berburu untuk 'olahraga murni'. Semua daging dari singa itu disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan, yang merupakan praktik standar bagi sebagian besar masyarakat di Afrika.?

Ketiga, aktivitas berburu menyumbang sebagian besar ekonomi Afrika Selatan. Selain itu, ribuan singa dengan izin diburu di taman di seluruh negeri dalam sebuah industri yang menyumbang lebih dari Rp 6,3 triliun terhadap perekonomian Afrika Selatan.

4. Hunter Moore
Hunter Moore
Rencana bisnis Hunter Moore sederhana. Dia menjadi kaya dengan menerbitkan gambar-gambar telanjang pria dan wanita tanpa seizin mereka. Ini dimaksudkan untuk balas dendam. Moore mendorong orang-orang untuk mengunjungi situsnya, IsAnyoneUp.com, agar mengirim gambar-gambar telanjang dari mantan pacar mereka, serta rincian siapa orang tersebut dan mengapa mereka layak ditampilkan.

Selain itu, nama lengkap dan lokasi, serta hubungan ke jaringan media sosial, biasanya Facebook, juga akan disertakan. Jika ada yang mengeluh, mereka malah ditertawakan. Jika mereka mengancam akan melakukan tindakan hukum, Moore mengabaikan itu. Sebagian besar dari Korban, yang akhirnya sadar foto mereka ada di situs itu, tidak berdaya untuk melakukan sesuatu.

Namun tidak bagi Charlotte Laws, di mana putrinya, Kayla, menjadi korban dari situs tidak bermoral itu. Pada Oktober 2011, Kayla, seorang aktris berusia 24 tahun, mengambil foto dirinya tengah menirukan pose-pose seksi dari majalah mode. Namun, salah satu fotonya memperlihatkan payudara sebelah kirinya. Pada 1 Januari 2012, surat elektroniknya diretas dan sembilan hari kemudian foto Kayla yang memperlihatkan payudara kirinya itu muncul di IsAnyoneUp.com.

Setelah mempelajari masalah ini, Charlotte mengirim surat elektronik kepada pemilik situs IsAnyoneUp.com, Hunter Moore, untuk menghapus foto itu. Namun Moore menolak, dan Charlotte kemudian menghubungi pengacara Moore, Penyedia Layanan Internet milik Moore di Prancis, beberapa pengiklannya, dan bahkan ibu Moore. Tapi dia tidak mendapat apa-apa. Haus akan keadilan, Charlotte lalu menghubungi lembaga penegak hukum.

Akhirnya, tiga agen FBI dari Divisi Kejatahan Internet Los Angeles mengambil alih kasus ini. FBI menggerebek rumah Moore dan menyita komputer, telepon seluler, dan peralatan elektronik milik Moore. Mereka secara anonim juga meluncurkan serangan teknologi besar-besaran pada Moore, mempublikasikan banyak informasi pribadinya di dunia maya, termasuk nomor jaminan sosialnya. Moore sudah menjalankan situs pornografinya itu setahun lebih sebelum akhirnya ditutup pada April 2012.

5. Pamela Foreman
Pamela Foreman
Pada 13 Maret 2011, Pamela Foreman, 21 tahun, menjadi salah satu orang paling dibenci di Internet, setelah mengunggah video memperlihatkan dirinya senang ketika Jepang dilanda gempa dan tsunami. Di video dengan judul 'Tuhan begitu baik' itu, Pamela menyatakan bahwa gempa itu sebagai pesan untuk kaum ateis di Jepang.

Dalam video itu, perempuan asal Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, ini memuji Tuhan lantaran hampir menghancurkan Jepang, dan mengatakan dia juga berdoa agar bencana itu terjadi. Pendapatnya yang penuh kebencian itu telah membuat beberapa oang mempertanyakan apakah dia benar-benar seorang 'monster'.?

Beberapa jam kemudian popularitas video Pamela dengan cepat meningkat. Namun, mereka yang tidak suka dengan video itu juga melonjak hingga hampir 105.000 suara dan menerima lebih dari 500 komentar setiap tiga menit.

Pengguna Twitter dan Facebook menyampaikan kemarahan mereka dan menyebarkan video itu dengan cepat. Penerbit seperti Vanity Fair, blog Gawker dan narablog Perez Hilton serta Richard Dawkins, majalah the Miami New Times, dan surat kabar the Examiner mengunggah kembali video itu. Alhasil, Pamela dicap sebagai orang terburuk yang pernah ada.?Dia akhirnya menghapus akunnya pada 15 Maret 2011.

6. Jackie Chan
Jackie Chan
Pada Agustus 2013 lalu, aktor asal Hong Kong, Jackie Chan, menerima 6.400 komentar cacian di situs Weibo, salah satu situs jejaring sosial paling populer di China hanya karena memuji birunya langit Ibu Kota Beijing.

Anda mungkin bertanya-tanya apa yang salah dengan komentar Jackie Chan tentang langit Beijing itu. Tetapi para pengguna Weibo tahu mengapa pernyataannya itu membangkitkan kebencian.

Di media sosial di China, memperlihatkan kemunafikan dengan mendukung pemerintah berarti membuat Anda kehilangan kredibilitas, dan pengguna Weibo tahu bahwa Jackie Chan memiliki sejarah menirukan sikap dari Partai Komunis di banyak hal, salah satunya mengklaim bahwa polusi udara di Beijing sebetulnya tidak ada.

Namun, pujian Jackie Chan atas kualitas udara di sebuah kota yang terkenal dengan polusi udarannya itu menjadi salah satu momen memalukan dari lelaki 59 tahun itu dalam menghadapi opini publik warga di China.

7. Taylor Chapman
Taylor Chapman
Di bulan Juni 2013 tanpa alasan yang jelas, Taylor Chapman berjalan masuk ke dalam gerai Dunkin' Donuts sembari merekam keluhannya karena tak menerima struk setelah makan di tempat tersebut. Ia berteriak-teriak tak keruan dan mengeluarkan kata-kata rasis selama ia marah-marah.

Chapman yang memosting video tersebut di Facebooknya langsung menjadi bulan-bulanan pengguna internet. Ia dianggap sebagai "jelmaan setan" atau "wanita paling buruk". Gara-gara serangan di dunia maya, maka Chapman membuang nomor telepon serta semua akun media sosialnya.

8. Mary Snell Dan Bryton Engel
Mary Snell dan Bryton Engel
Di bulan November 2013, Mary Snell, wanita berusia 44 tahun dan putranya Britton James Engel (21) didakwa atas kekerasan pada hewan stelah mereka meletakkan bayi anjing di dalam plastik dan mengunggah fotonya di facebook.

Foto tersebut lantas dijadikan bukti atas kekerasan yang mereka lakukan. Mereka pun seakan tak bersalah dengan berdalih bahwa hal tersebut dilakukan supaya anjing tersebut tak bergerak selama difoto. Mereka ingin menunjukkan bahwa ukuran anjing tersebut sangat kecil.

9. Anak Anak Tukang Bully
Anak Anak Tukang Bully
Sebuah video berjudul "Making the Bus Monitor Cry" diposting di YouTube pada Juni 2012 lalu. Isinya adalah rekaman seorang nenek yang dikata-katai oleh beberapa anak tukang bully dari Greece Athena Middle School. Setelah dirilis di internet, para pengguna internet pun langsung bereaksi dengan mengumpulkan dana untuk nenek korban. Dalam hitungan hari video tersebut langsung ditonton oleh jutaan orang.

Anak-anak tersebut mengejek tubuh gendut sang nenek sampai menangis. Anak-anak kecil tersebut bahkan mengancam akan melempari rumah sang nenek dengan telor dan menusuk-nusuk tubuhnya kalau ia tak memberitahu di mana lamat rumahnya.

Setelah identitas tukang bully tersebut terungkap maka mereka langsung mendapat banjir ancaman kematian. Saking seriusnya ancaman tersebut maka polisi akhirnya turun tangan menanganinya. Para tersangka tersebut akhirnya diskors dari sekolah selama satu tahun dan harus menjalani kerja sosial selama 50 jam.

Share this article :

Free Auto Backlink and Plugboard
Media Informasi Unik

Subscription


Facebook Twitter Google Plus Youtube LinkedIn RSS Feed Email

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Terbaru

Site Info