Inilah Rekor Sepeda Tercepat Di Dunia Capai 181 Km/Jam

Posted by Unknown on | 0 komentar


Seberapa cepat Anda mengendari sepeda? Seorang pemilik toko sepeda di kota Stoke, Inggris, menciptakan sepeda berkecepatan tinggi yang sampai saat ini memecahkan rekor tercepat 110 mil per jam atau 181 kilometer per jam.

Inilah Rekor Sepeda Tercepat Di Dunia Capai 181 Km/Jam

Pemilik toko sepeda tersebut bernama Jason Rourke. Ia membuat sepeda dengan kecepatan tinggi dengan menghabiskan waktu selama sepuluh hari. Sepeda ini bukan sepeda dengan teknologi motor seperti kendaraan bermotor atau listrik. Murni sepeda dengan tenaga kayuhan kaki manusia. Hanya saja sepeda ini memiliki empat gear untuk menjalankan sepeda.

Jika sepeda biasa hanya memiliki satu chainring dan satu gear belakang, sepeda buatan Rourke ini memiliki sepasang perangkat tersebut yang menggunakan dua rantai. Rourke mengaku, seluruh bagian dari sepeda, terkecuali ban, menggunakan barang-barang produksi Inggris.

Sepeda tercepat di dunia itu menggunakan sepasang velg almunium dan frame sepeda dengan ukuran 56cm x 56 cm. Keseluruhan bobot sepeda ini mencapai 10 kilogram. Rourke menghabiskan uangnya sebanyak 5.000 pounds atau sekira Rp100 juta (kurs Rp20.131 per poundsterling) untuk membuat sepeda ini.

Seorang pebalap sepeda motor, Guy Martin, menjajal sepeda dengan kecepatan tinggi tersebut. Pada awalnya Martin hanya mampu melaju 180 kilometer per jam di Pendine Sands, Selatan Wales.

Namun di percobaan kedua ia memecahkan rekor dengan melaju hingga 181 kilometer per jam. Tentu saja kecepatan ini memecahkan rekor sepeda tercepat yang sudah dicatat sebelumnya oleh pesepeda asal Belanda, Sebastian Bowier, yang melaju dengan kecepatan 133,78 kilometer per jam.

"Karena semua komponen yang digunakan adalah buatan sendiri, sepeda ini hampir tak ternilai. Karena tiap perusahaan sepeda tak mau membuatnya. Tapi biaya yang dikeluarkan mencapai 5.000 pounds," kata Rouker seperti dikutip Daily Mail, Rabu (1/1/2014).

Dengan pernyataan Rouker tersebut, tampaknya sepeda dengan dua rantai ini tak akan diproduksi secara masal dikarenakan biaya produksi yang sangat mahal.

Share this article :

Free Auto Backlink and Plugboard
Media Informasi Unik

Subscription


Facebook Twitter Google Plus Youtube LinkedIn RSS Feed Email

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Terpopuler

Terbaru

Site Info